Header Ads

KETUA KPK MASUK BUI

Sudah sepekan terakhir ini seluruh media elektronik maupun media cetak membicarakan Antasari Azhar yang sedang tersandung kasus pembunuhan Dirut Sebuah Perusahaan Besar yakni PT. Putra Rajawali banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang juga melibatkan oknum kepolisian, tentunya ini sangat memalukan dan mencoreng nama baik kepolisian RI. Setelah dilakukan penelusuran dan penyidikan beberapa kali oleh pihak kepolisian akhirnya Antasari Azhar ditetapkan sebagai tersangka utama dalam pembunuhan berencana ini. Sungguh sangat memalukan. Di saat sedang gencar- gencarnya pemberantasan korupsi sang ketua sendiri malah tersandung kasus yang sanagt miris.

Dugaan sementara dari berbagai sumber menyebutkan bahwa pembunuhan ini disebabkan adanya cinta segitiga antara Nasruddin dengan Antasari Azhar dengan salaha satu Cady Girl Rani Julianti (Assistant Pemain Golf di lapangan ) yang disinyalir merupakan salah satu mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Akibat peristiwa tersebut semua orang atau pihak- pihak yang terlibat dalam kasus yang tergolong besar ini dimintai keterangan, sebagai saksi kunci adalah Cady Girl (Rani Julianti) yang sekarang masih di tahan atau lebih halusnya disembunyikan oleh polisi untuk menghindari hal- hal yang tidak di inginkan. Selain cady girl ada juga sopir pribadi Nasruddin Zulkarnaen yang bekerja pada Nasruddin sekitar 1 tahun, Awalnya sang sopir sering antar jemput tuanya yaitu Nasruddin ke kantor KPK tapi dia tidak tahu apa yang dilakukan pak Nasruddin karena beliau hanya mangantarkan saja, dia tidak tahu kalau yang dibicarakan adalah masalah pembunuhan. Dan saat Antasari Azhar mengenalkan Cady Girl pada sopirnya pak Nasruddin pak Antasari bilang kalau Cady Girl itu adalah anak angkatnya, yang padahal setelah kasusnya terbongkar saat ni ternyata Cady Girl tersebut adalah istri selingkuhan Antasari Azhar yang menjadi cinta segitiga antara Antasari Azhar dengan Nasruddin.

Dikatakan oleh beberapa pihak bahwa tidak akan mungkin lagi keyua KPK terdakwa Antasari azhar menjabat sebagai ketua, Beliau akan langsung di nonaktifkan dan sebagai pengganti ketua untuk sementara belum ada karena proses pembentukan dan pengangkatan ketua KPK dilakukna oleh presiden yang mencopot juga presiden maka sebagai penggantinya juga dilantik dan ditentukan oleh presiden.




No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.