Header Ads

Acer Pakai Jurus Promosi untuk Perangi Black Market


Bandung - Tidak dapat dipungkiri, peredaran produk black market (BM) sangat banyak di Indonesia, termasuk untuk laptop. Dengan mengeluarkan jurus promosi, Acer berusaha memerangi produk BM tersebut.

"Memang sulit untuk memerangi peredaran produk kita yang BM. Kita coba strategi pricing melalui promosi. Yah, kita bombardir promo sana sini," ujar Astrid
Irawati Warsito, Public Relation Specialist Marketing Communication Departemen PT Acer Indonesia usai acara roadshow Acer Aspire Timeline di Istana Plaza,
Bandung, Jumat (28/8/2009).


Astrid yakin dengan gencarnya Acer melakukan promo, peredaran produk BM akan berkurang. "Mereka tidak bisa menjual barang BM-nya. Karena harganya selisih
sedikit dengan yang asli. Sehingga margin mereka pun akan semakin tipis," ujar wanita cantik ini.

Ia pun memberi tips bagaimana cara untuk mengecek keaslian produk Acer. Untuk produk yang asli, dibagian bawah ada striker hologram dengan tulisan Acer
Indonesia.

"Barang BM kebanyakan masuk dari negara-negara ASEAN. Itu pasti tidak memiliki stiker hologram seperti punya kita," tegasnya.

Menurut Astrid, peredaran produk Acer yang BM di Indonesia saat banyak terjadi di daerah Sumatera. Walau demikian, Astrid mengaku pihaknya tidak begitu dirugikan. Pasalnya, dengan semakin banyak orang yang mempergunakannya, itu berarti produk Acer diterima di masyarakat.

"Justru konsumen yang sangat dirugikan dengan membeli produk BM. Kalau kita sih tidak. Buktinya kita tetap tumbuh," ungkapnya.

Berdasarkan data dari Lembaga Riset Gartner, pada kuartal 1 tahun 2009, penjualan Acer Indonesia mencatat 134.386 unit dengan pertumbuhan year on year 23,6
persen. Sementara pada tahun 2008 lalu tercatat total penjualan Acer mencapai 491.657 unit atau meningkat 20,1 persen dari tahun 2007.

"Ya kita menargetkan ada pertumbuhan 20 persen dari tahun lalu," pungkasnya.

( afz / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


SUMBER DETIKINET

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.