Header Ads

Pameran Tunggal Pelukis Cilik Indonesia

Liputan6.com, Sidney: Alam semesta, galaksi yang rumit nan indah, dan lukisan bunga berefek tiga dimensi. Ada juga lukisan Great Barrier Reef di Australia. Yang membedakannya adalah sudut pandangnya, yaitu pencitraan satelit. Namun, tahukan Anda jika lukisan-lukisan tersebut dibuat jari-jari kecil Jesslyn Christabelle Wijaya.

Imelda Wijaya, ibunda Jesslyn, mengatakan, ia menemukan bakat melukis putrinya sejak berusia 3,5 tahun. "Ia (Jesslyn) bisa milih warna-warnanya dan bisa satukan warna-warna itu menjadi indah," kata Imelda di Australia, baru-baru ini.

Layaknya seorang profesional lainnya, bocah tahun ini pun menggelar eksebisi tunggalnya di Kota Sydney, Australia, bertajuk Jesslyn Christabelle Wijaya Wonders of Nature. Dipamerkan di Tap Gallery, 278 Palmer Street, Darlinghurst, sejak 8 hingga 20 Februari mendatang.

Lalu apa kata mereka yang hadir "Karya Jesslyn fantastis," ucap Bruce Notley Smith," pejabat publik Darlinghurst. "Jesslyn seorang yang berbakat, kreatif, dan pekerja keras. Di usia yang muda, ia sudah bisa mencapai tahap ini," ujar Bill.

Tak sekedar eksebisi, Jesslyn pun menunjukkan jiwa sosialnya dengan melelang lukisannya yang berjudul Coral Reef. Hasilnya akan ia sumbangkan sebagai bentuk kepedulian kepada yang membutuhkan.

Jesslyn tetap anak yang lucu. Ia tetap memimpikan hal layaknya anak-anak jika lukisannya terjual. "Saya bisa membeli sesuatu, saya bisa memilih dan merawatnya...memiliki seorang anjing," tuturnya.

Kecerdasaannya juga tak membuat ia angkuh atau pelit ilmu. Jesslyn membagikan apa yang ia miliki kepada teman-temannya.(BOG)

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.