Header Ads

Menkes: Butuh Waktu Enam Sampai Sembilan Bulan Uji Sampel Susu


Malang, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Pengujian sampel susu formula yang akan dilakukan Balitbang Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan dilakukan untuk seluruh bakteri, bukan hanya Enterobacter sakazakii.

"Sekalian akan kita periksa semua bakteri seperti yang sudah ditentukan 'Codex'," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih seusai membuka konferensi WHO Regional Asia Tenggara di Jakarta, Selasa.

Kemenkes akan menggelar rapat dengan BPOM, Ditjen Dikti Kemendiknas dan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada hari Kamis (3/3) mendatang, untuk penyusunan proposal dan koordinasi pelaksanaan pengujian.

Menkes menyebut ia juga akan menyinkronkan pengujian yang akan dilakukan pemerintah dengan penelitian yang dilakukan IPB yang hasilnya menimbulkan kontroversi, karena menemukan cemaran bakteri di lebih dari 20 persen sampelnya.

Menkes menyebut pengujian akan membutuhkan waktu cukup lama karena proses penyusunan proposal, pengumpulan sampel dan pengujiannya sendiri membutuhkan waktu lama.

"Penelitian butuh waktu sekitar enam hingga sembilan bulan," ujar Menkes.

Pemerintah melakukan pengujian ulang terhadap seluruh sampel susu formula di pasaran untuk meredakan kekhawatiran masyarakat konsumen susu formula.

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.