Header Ads

Dilantik Jadi Juru Kunci Merapi, Anak Mbah Maridjan Janji Taati Perintah Sultan

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA-- Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat melantik Mas Lurah Suraksosihono atau Asih (44) menjadi juru kunci Gunung Merapi menggantikan ayahnya almarhum Mas Ngabehi Suraksohargo atau Mbah Maridjan.

Pelantikan juru kunci Merapi itu dilakukan bersamaan dengan pelantikan 229 abdi dalem yang dilakukan Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat GBPH Joyokusumo di Yogyakarta, Senin.

Joyokusumo mengatakan, para abdi dalem yang dilantik harus dapat mengemban tugas sebagai penjaga dan pelestari budaya di Yogyakarta. Juru kunci Merapi diharapkan dapat menjalankan instruksi yang diberikan Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Juru kunci Merapi harus dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," katanya. Pelantikan 229 abdi dalem itu berlangsung lebih dari dua jam. Para abdi dalem yang dilantik terdiri atas 143 abdi dalem punakawan dan 86 abdi dalem keprajan.

Satu persatu mereka berjalan sambil bersimpuh menghadap GBPH Joyokusumo untuk menerima Serat Kekancingan (surat keputusan) dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. Asih usai dilantik menjadi juru kunci Merapi mengatakan dirinya akan mengemban tugas yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya.

Menurut putra ketiga almarhum Mbah Maridjan itu, dirinya juga akan menaati semua perintah dari Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X yang telah memilihnya menjadi juru kunci Merapi.

"Saya senang sekaligus susah, karena tanggung jawab juru kunci Merapi cukup berat. Saya berjanji untuk mengemban amanah keraton dengan baik dan selalu berhati-hati dalam melaksanakan tugas," katanya.

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.