Header Ads

SBY: Aparat Harus Cegah Terorisme-Radikalisme

Liputan6.com, Bogor: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan TNI dan Polri serius meningkatkan keamanan dan ketertiban umum. Aparat penegak hukum diminta mencegah terjadinya aksi terorisme, radikalisme, serta konflik horizontal. Hal ini disampaikan Presiden saat membuka Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/4).

Menurut Presiden, aksi terorisme bom bunuh diri dan gejala radikalisasi yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan harus dijadikan sebagai peringatan serius untuk memperbaiki situasi keamanan Tanah Air. Kalau kita tidak serius menanganinya, masyarakat bisa terganggu dan kehilangan rasa aman. Ini tidak boleh terjadi," kata Presiden Yudhoyono.

Ada juga pembangkangan hukum yang berupa penyerangan kepada petugas negara. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengancam keberlanjutan keamanan dalam negeri. Menurut Presiden mencegah lebih baik daripada menindak. Selain kepada TNI dan Polri, peringatan Presiden soal kondisi keamanan yang memprihatinkan disampaikan kepada kepala daerah dan para menteri.(JUM)

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.