Header Ads

Harga Semen di Palembang Semakin Tinggi

Palembang (ANTARA) - Harga semen khususnya merek "tiga gajah" di Palembang dalam sepekan terakhir hingga Sabtu semakin tinggi mencapai Rp80 ribu per zak, padahal normalnya kisaran Rp58 ribu per zak.

Pantauan Antara, Semen produksi pabriknya di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, itu di pasaran Palembang dalam sebulan terakhir disamping harga terus naik, juga semakin langka karena pasokan kurang lancar.

Menurut pegawai toko "Tunas Jaya" di kawasan jalan A Yani Palembang, khusus semen produksi Sumsel tersebut sejak sebulan terakhir ini memang stok di gudang pedagang sangat terbatas, sehingga memicu harga jual tinggi.

Menurut dia, kelangkaan semen tersebut, juga memicu harga salah satu bahan bangunan utama seperti merek "tiga roda" dan semen Padang ikut naik hingga mencapai Rp76 ribu per zak dari harga normal kisaran Rp56 ribu -Rp58 ribu per zak.

"Sekarang ini stok cukup banyak hanya semen tiga roda, karena pasokan lancar," katanya lagi.

Sementara di toko penyedia bahan bangunan di kawasan jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, tersedia semen produksi lokal tersebut, akan tetapi harga jual cukup tinggi mencapai Rp80 ribu per zak.

Ketika ditanya penyebab tidak tersedianya stok, baik pegawai toko di kawasan jalan A Yani maupun toko di Srijaya Negara, memberikan pernyataan hampir senada penyebabnya antara lain nilai tebus ditetapkan pihak agen atau distributor memang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Pernyataan hampir senada juga dikemukakan pegawai toko Aur Gading, bahwa semen produksi lokal itu walaupun ada jumlahnya terbatas, biasanya sebelum datang sudah dipesan pelanggan. l


Namun, berdasarkan pernyataan Rifin, salah seorang buruh bangunan tinggal di kawasan Kelurahan 7 Ulu bahwa kenaikan harga semen sejak aktivitas kegiatan pembangunan fasilitas SEA Games XXVI di kawasan Jakabaring meningkat.

Walaupun pihak manajeman pabrik PT Semen Baturaja, sebelumnya menyatakan produksi semen tetap lancar, namun harga di pasaran terus mengalami kenaikan.

Manajemen PT Semen Baturaja menyatakan, kenaikan harga semen merk Tiga Gajah, akibat sebelumnya ada gangguan produksi di pabrik yang menyebabkan pasokan salah satu kebutuhan bahan bangunan tersebut ke pasaran terhambat.

Namun, sejak Kamis (14/7) malam gangguan sudah bisa diatasi dan produki semen kembali lancar, kata Rahmat, bagian produksi PT Semen Baturaja (PTSB) ketika dihubungi di Palembang.

Mengenai kemampuan produksi perusahaan yang industri pengantongan di Kertapati (Palembang) dan Tarahan (Lampung) itu, meunrut dia, sejak Kamis malam (14/7) sudah berhasil memproduksi sebanyak 900,96 ton semen per hari.

Sementara kebutuhan semen untuk Sumsel dan sekitarnya rata-rata mencapai 1.400 ton per hari, jadi dari segi kemampuan produksi dibandingkan dengan kebutuhan masih mengalami kekurangan, katanya lagi.

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.