Header Ads

Kinerja Polisi Menangkap Nazaruddin Dipertanyakan

Liputan6.com, Jakarta: Bambang Harymurti mempertanyakan langkah kepolisian dalam mengusut keberadaan serta menangkap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Sebab, polisi memiliki alat dan fasilitas memadai untuk menangkap buron kasus suap wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, itu. "Buktinya teroris, orang yang sembunyi bisa didapat," tutur praktisi media ini di Jakarta, Sabtu (23/7).

Yang jadi pertanyaan, lanjut Bambang, kalau polisi tidak dapat, Nazaruddin benar-benar dicari atau tidak. "Justru menurut saya, bagus ada wartawan yang berhasil menemukan, jadi publik tahu. Artinya, polisi tidak betul-betul mencari, buktinya wartawan bisa cari," ucap Bambang.

Kegagalan penegak hukum dalam mengejar Nazaruddin juga dipengaruhi cara komunikasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada polisi dan Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai terlalu santun.

Seolah ingin mengejek aparat hukum yang mengejarnya, Nazaruddin muncul dan kembali menuding Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berada di balik pemenangan proyek wisma Atlet SEA Games serta Hambalang. Ia menyebut Anas mendapatkan uang dari kedua proyek tersebut untuk memenangkan kursi ketua umum Partai Demokrat dalam kongres 2010 lalu.(BOG)

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.