Header Ads

Meski Tak Didukung, Kenaikan TDL Dianggap Sudah Tepat

JAKARTA - Rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) memang kurang mendapatkan dukungan dari Institute for Development of Economic and Finance Indonesia (Indef), namun waktu kenaikannya dianggap sudah tepat.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menetapkan kenaikan TDL sebesar 10 persen mulai April 2012. Kenaikan TDL ini dilakukan untuk menekan jumlah subsidi listrik tahun depan.

Hal ini dikarenakan subsidi listrik diturunkan cukup signifikan dari Rp65 triliun di 2011 menjadi Rp45 triliun di 2012. Agus Marto menyatakan, penurunan tersebut diiringi dengan kenaikan TTL sebesar 10 persen pada April 2012 depan.

Ekonom Indef Didik J Rachbini menilai, kenaikan pada April dapat dilakukan. "Ya memang pada bulan-bulan itulah Mei-April inflasi turun. Pada waktu panen suplai beras kan naik," ungkapnya dalam pembahasan Nota Keuangan dan RAPBN 2012, di Wisma Kodel, Jakarta, Kamis (18/8/2011).

Namun yang lebih penting, jelas Didik, PLN harus mengalihkan pembangkitannya ke gas ataupun kepada sumber-sumber pembangkitan yang murah. "Kalau mahal biaya tidak efisien itu dibebankan kepada konsumen. itu saja," tambahnya.

Dengan demikian, jika terjadi penyesuaian maka harus dilihat efisiensi pembangkitannya. "Yang dengan solar, minyak tanah itu yang harus dipotong semua, diganti dengan gas dan batubara yang lebih banyak, panas bumki dan lain-lain. kalau ketika semua digantikan efisien dan tidak perlu naik," tegas dia.


okezone

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.