Header Ads

Inilah Tips Membeli Emas

JAKARTA, KOMPAS.com — Berinvestasi emas ternyata tidak bisa sembarang saja dilakukan dengan cara beli, beli, dan terus beli ketika harga sedang turun. Sebelum membeli, investor harus tahu kapan emas akan dijual.

Kenapa begitu? Stock and Option Strategist Profit Guide Institute Doni Prabawa, di Jakarta, Sabtu (10/9/2011), memberikan beberapa tips penting dalam berinvestasi logam mulia.

Pertama, ia menyarankan, jangan membeli emas denga cara ”membabi buta” saat ada kesempatan. ”Perhatikan pola pergerakan (harga emas). Gunakan money management yang baik,” ujar Doni kepada Kompas.com.

Apa maksudnya money management yang baik? Doni menuturkan, jika masyarakat mempunyai dana, misalnya Rp 100 juta, jangan semuanya dihabiskan untuk membeli emas. Sebaiknya dana dibagi untuk investasi yang lain. ”Ya diversifikasi (investasi),” tambah dia.

Kedua, masyarakat harus ingat atau selalu berasumsi bahwa emas tetap merupakan komoditas yang harganya bisa naik dan turun. ”Sebelum membeli emas, kita harus tahu kapan kita mau jual,” ujar Doni. Hal ini harus diketahui, baik dalam kondisi rugi maupun untung.

Lalu, kapan waktu terbaik dalam membeli emas? Terhadap ini, Doni memiliki sejumlah tips tambahan. ”Perhatikan indikator-indikator teknikal. Maksudnya, kita perlu lihat grafiknya,” ujar penulis buku dengan judul Investasi Saham Aman dan Menyenangkan terbitan Elex Media Komputindo ini.

Syarat tersebut merupakan syarat dasar di mana investor dapat melihat historis harga emas melalui, misalnya, analisis teknikal Elliott Wave. Kemudian, kombinasikan analisis teknikal dengan faktor fundamental. Maksudnya, investor harus awas dengan info-info pasar dan berita-berita yang ada. Maklum saja, harga emas yang kian tinggi sekarang ini, karena dipengaruhi oleh kondisi krisis yang dialami oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat. Jadi, pelaku pasar harus tahu ini juga.

Menurut Doni, kemungkinan harga emas naik cukup besar. Untuk tahun ini saja, ia memprediksi harga emas berpeluang menyentuh 2.000 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram).

Past 10 years (selama satu dekade), awal November hingga akhir Februari, emas selalu positif (pergerakan harganya),” ungkap dia menunjukkan peluang harga emas untuk terus naik menjelang akhir tahun itu terbuka melihat sisi historisnya.

Apalagi ditambah dengan kondisi krisis di AS dan Eropa. ”Sering faktor fundamental dengan teknikal (itu) klop,” tambahnya, ”dengan (tips) ini kita enggak beli (emas) anytime,” sebut Doni.

No comments

Silahkan berikan komentar yang membangun

Powered by Blogger.